Mendikbud Nadiem Izinkan Daerah yang Sulit Akses Internet untuk Belajar Tatap Muka

Assalamualaikum Warr...Wabb... Bapak/Ibu yang berbahagia dimanapun berada, salam hangat selalu untuk kita semua, berikut admin bagikan informasi mengenai Mendikbud Nadiem Izinkan Daerah yang Sulit Akses Internet untuk Belajar Tatap Muka. Simak informasi selengkapnya dibawah ini....

Mendikbud Nadiem Izinkan Daerah yang Sulit Akses Internet untuk Belajar Tatap Muka
Mendikbud Nadiem Makarim /Instagram @nadiemmakarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengizinkan daerah yang sulit atau bahkan tidak memiliki jaringan internet untuk, melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Tetapi, pelaksanaan pembelajaran tatap muka tersebut harus tetap melalui protokol kesehatan Covid-19.

Salah satu daerah yang memiliki kesulitan jaringan internet adalah Provinsi Papua Barat, sehingga sekolah di daerah tersebut kesulitan untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

(Baca Juga: Terbaru! Mendikbud Nadiem: Kalau Mau Jadi Kepala Sekolah, Harus Lewati Program Guru Penggerak

Oleh karena itu, saat kunjungan kerja hari ketiga di Kepulauan Sorong, Papua Barat, pada Jumat, 12 Februari 2021, Nadiem Makarim mendorong sekolah di Papua Barat untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

“Kemendikbud mendorong agar sekolah di Papua Barat, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang sulit bahkan tidak ada jaringan internet, dapat melakukan belajar tatap muka,” tuturnya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Nadiem Makarim mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka bagi daerah yang tidak ada jaringan internet dapat dilakukan, agar anak-anak tidak ketinggalan pelajaran.

(Baca Juga: Pemerintah Buka Lowongan 1 Juta PPPK bagi Guru Honorer, Tak Ada Batasan Usia

“Belajar tatap muka juga mesti dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Tetapi, Nadiem Makarim menambahkan bahwa semua itu kembali pada keputusan Pemerintah Daerah, kepala sekolah, dan komite sekolah.

Sebab, kewenangan untuk memutuskan pembelajaran tatap muka sesuai kondisi daerah tersebut, diberikan kepada daerah.

(Baca Juga: Tendik Honorer Bakal Diangkat Jadi ASN, Simak Begini Penjelasan Dirjen GTK Iwan Syahril

Selain itu, Nadiem Makarim mengungkapkan bahwa SKB empat Menteri dikeluarkan untuk memastikan bahwa di setiap daerah dapat memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada.

Karenanya, dia meminta kepada Kabupaten dan Provinsi di Papua Barat agar menggunakan SKB empat Menteri tersebut, untuk memulai proses pembelajaran tatap muka bagi sekolah di daerah yang tidak ada jaringan internet.

Nadiem Makarim menuturkan bahwa pembelajaran tatap muka dapat diatur dengan baik dan mengutamakan protokol kesehatan.

Misalnya, satu minggu tiga kali tatap muka dinilai sudah cukup, agar anak-anak tidak ketinggalan pelajaran.

“Tetapi semua itu tergantung pada kepala sekolah dan komite sekolah. Jika sekolah memperbolehkan, maka Pemerintah Daerah harus memberikan dukungan agar berjalan lancar dan sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Nadiem Makarim.***

Sumnber: pikiran-rakyat.com

Demikian sekilas kabar terkini, terpopuler, terpercaya yang admin kutip dari berbagai sumber terpercaya, semoga kabar atau info yang admin bagikan ini dapat memberikan manfaat dan memnambah wawasan serta pengetahuan baru bagi pembaca yang budiman. Wassalamualaikum...

Subscribe to receive free email updates: